Kudus, isknews.com – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Khalimi Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, merayakan hari jadinya yang ke-5 dengan meriah.
Berbagai lomba kreatif, seperti mewarnai dan menyanyi tingkat PAUD, TK, dan RA se-Kabupaten Kudus, digelar pada Minggu (27/4/2025).
Kepala MI Al-Khalimi, Alif Nur Rohman, mengatakan bahwa perayaan ini dirancang untuk membangkitkan kreativitas dan keceriaan anak-anak di Kabupaten Kudus.
“Kami mengadakan lomba mewarnai dan menyanyi tingkat Kabupaten Kudus, dengan peserta dari berbagai lembaga PAUD, TK, dan RA. Acara ini bertujuan untuk memotivasi anak-anak agar lebih percaya diri dan berani berkreasi,” ujarnya.
Menurut Alif, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang promosi MI Al-Khalimi kepada masyarakat luas.
“Kami ingin memperkenalkan MI Al-Khalimi sebagai madrasah yang menawarkan pendidikan berkualitas dengan fasilitas belajar yang memadai dan tanpa biaya,” lanjutnya.
Selain itu, MI Al-Khalimi juga aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan kreatif. Strategi lain yang dilakukan adalah menyebarkan informasi secara langsung ke rumah-rumah warga untuk memperkenalkan keunggulan madrasah ini.
Pihak MI Al-Khalimi menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan digratiskan, termasuk kegiatan rutin seperti study tour bulanan. Operasional madrasah mendapat dukungan dari berbagai donatur dan lembaga sosial seperti Dua Kelinci, MI Up Level, dan perusahaan BIMA.
Prestasi siswa MI Al-Khalimi pun cukup membanggakan di usia madrasah yang masih muda.
Siswa-siswinya telah menorehkan berbagai prestasi di bidang sastra, seni rebana, panahan, serta akademik seperti IPAS dan matematika. Mereka berhasil meraih penghargaan dalam lomba pidato Bahasa Arab di tingkat Kecamatan Jekulo, lomba pidato Bahasa Indonesia tingkat Kabupaten Kudus, lomba puisi, finalis dalam Eduversal Mathematics Competition tingkat nasional, dan juara dalam berbagai ajang keagamaan serta olahraga seperti catur, pencak silat, dan tenis meja.
Penilaian dalam lomba mewarnai dan menyanyi pada perayaan ini melibatkan dewan juri profesional dari luar madrasah.
“Kami ingin lomba ini benar-benar memberikan pengalaman baru bagi anak-anak, dengan penilaian yang adil dan objektif,” kata Alif.
Lomba menyanyi dinilai dari teknik suara, ketepatan lagu, dan penampilan, sedangkan lomba mewarnai lebih menekankan pada kreativitas dan keindahan karya.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Khalimi, Sholikin, mengatakan bahwa acara ini tidak hanya bertujuan meramaikan hari jadi madrasah, tetapi juga sebagai bentuk upaya pembentukan karakter anak sejak usia dini.
“Kami ingin menanamkan nilai kepercayaan diri, kreativitas, serta akhlakul karimah kepada anak-anak. Ini sekaligus menjadi salah satu strategi untuk membuka pintu lebih luas bagi calon siswa baru,” ungkapnya.
Sholikin juga menjelaskan bahwa MI Al-Khalimi telah mendapatkan akreditasi resmi dari Kementerian Agama Kabupaten Kudus dan memperoleh izin operasional penuh.
“Kami juga menjadi bagian dari lembaga penerima program makan bergizi gratis dari Presiden Prabowo, yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Diakhirinya. Bahwa selain lomba-lomba tersebut, perayaan HUT ke-5 MI Al-Khalimi juga dimeriahkan dengan penampilan solawat anak dan berbagai kegiatan edukatif lainnya.(https://isknews.com/rayakan-5-tahun-mi-al-khalimi-gelar-lomba-kreatif-anak-se-kabupaten-kudus/)
