Detail Berita

Puskesmas Tanjungrejo Gelar Imunisasi BIAS DT dan Td di MI Al Chalimi Jekulo Kudus

Kudus, 7 Nov 2024 – Dalam upaya meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit menular di kalangan anak-anak, Puskesmas Tanjungrejo mengadakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (Bias) di MI Al Chalimi, Jekulo, Kudus. Kegiatan yang berlangsung pada (tanggal kegiatan) ini melibatkan imunisasi Difteri Tetanus (DT) untuk siswa kelas 1 dan imunisasi Tetanus Difteri (Td) untuk siswa kelas 2 dan 5.

Kegiatan Bias DT dan Td ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada anak-anak sekolah dari penyakit difteri dan tetanus yang berpotensi mengancam kesehatan. Difteri dan tetanus merupakan penyakit serius yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dan dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat.

Petugas Puskesmas Tanjungrejo, Erma, menyatakan bahwa kegiatan imunisasi ini merupakan program nasional yang dilakukan serentak di berbagai sekolah untuk memastikan cakupan imunisasi anak di wilayah Kudus terpenuhi.

“Kami berharap melalui imunisasi ini, anak-anak bisa mendapatkan kekebalan tubuh yang optimal, khususnya dalam mencegah penyakit difteri dan tetanus. Pemberian vaksin ini adalah langkah preventif untuk memastikan mereka tetap sehat dan bebas dari risiko penyakit menular,” ungkap Erma

Selama kegiatan berlangsung, tim dari Puskesmas Tanjungrejo memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi serta prosedur kebersihan kepada para siswa dan guru. Para siswa tampak antusias dan tenang dalam mengikuti proses imunisasi yang dipandu oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman.

Selain imunisasi, pihak puskesmas juga melakukan sosialisasi singkat kepada para guru dan siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan pribadi untuk mencegah penyebaran penyakit menular lainnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan para siswa di MI Al Chalimi dapat terlindungi dari risiko penyakit difteri dan tetanus, serta memiliki kesadaran tinggi akan pentingnya kesehatan sejak dini. Program imunisasi di MI Al Chalimi ini juga menjadi bentuk sinergi antara pihak puskesmas, sekolah, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman bagi anak-anak.